Arthantra Batu Bata, produsen batu bata expose di Klaci III rt 02 rw 12, Margoluwih, Sleman, DIY, menghadapi permasalahan material handling karena tata letak pabrik yang tidak efektif. Total jarak mingguan mencapai 13.848 meter dengan ongkos material handling sebesar Rp1.423.210,24. Dalam tugas akhir ini, dilakukan evaluasi dan perancangan tata letak baru menggunakan SLP, Blocplan, dan Fishbone diagram. Layout Usulan 1, hasil dari evaluasi, memiliki jarak 9.610,44 meter, mengurangi 31% dari layout awal. Ongkos Material Handling (OMH) sebesar Rp1.374.426,47, menghemat 3%. Alat material handling yang diusulkan adalah Handtruck, memungkinkan penghematan OMH sebesar Rp1.175.153,58 atau 14,5% dari layout usulan 1. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya material handling, menghadirkan solusi konkret bagi Arthantra Batu Bata.
Copyrights © 2024