JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 8 No. 2 (2024)

Pelanggaran Digital Sebagai Tindak Kejahatan dalam Hukum Pidana pada Undang-Undang ITE

Zaenudin, Zaenudin (Unknown)
Laksana, April (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 May 2024

Abstract

Munculnya dunia maya telah mengubah kebiasaan banyak orang terutama dalam kehidupannya terbiasa menggunakan internet. Berbagai kejahatan telah terjadi di dunia maya ini, kasus-kasus tersebut tentu saja merugikan dan berdampak negatif, kejahatan dunia maya semacam ini tidak hanya mencakup Indonesia, tetapi juga mencakup seluruh dunia diantaranya kejahatan yang terjadi disebabkan oleh maraknya penggunaan e-mail. Tujuan penelitian ini agar pemahaman masyarakat dalam menggunakan internet secara bijak dan mengetahui hukum dalam penggunaan media sosial digital sesuai pada UU ITE Tahun 2008. Metode penelitian Metode deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan Yuridis Kualitatif. Metode penelitian ini bersifat normatif dengan menggunakan pendekatan hukum terkait. Hasil pembahasan pelanggaran pemanfaatan teknologi informasidi atas dalam UU ITE sudah termasuk dalam perbuatan yang dilarang dan dikenakan ancaman sanksi pidana, kecuali dengan sengaja menghilangkan bukti-bukti elektronik yang dapat dijadikan alat bukti sah di pengadilan yang terdapat pada suatu sistem informasi atau sistem komputer dan setiap badan hukum penyelenggara jasa akses internet atau penyelenggara layanan teknologi informasi. Undang-Undang ITE diatur bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, iktikad baik, dan kebebasan memilih teknologi atau netral teknologi.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...