Penelitian ini bertujuan untuk menyatukan unsur budaya dengan ilmu sains melalui bahan ajar modul. Hal ini agar peserta didik mampu memahami lebih dalam mengenai budayanya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat secara turun-temurun. Pembelajaran terintegrasi etnosains ini penting untuk dipelajari, tak hanya agar mampu memahami budaya sekitar, tapi juga agar peserta didik mampu melakukan transformasi pengetahuan dari sains yang dihasilkan oleh masyarakat asli. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan menggunakan model pengembangan 4D. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis validitas isi dan analisis validitas konstruk menggunakan Aiken’s V yang divalidasi oleh 5 orang ahli yaitu 3 orang dosen kimia FMIPA UNP dan 2 orang guru kimia SMAN 3 Padang Panjang. Berdasarkan hasil penelitian, nilai V pada validitas isi yaitu 0,84 yang terdiri dari kesesuaian modul dengan sintak PBL dan kebenaran isi modul. Nilai V pada validitas konstruk yang mencakup kelayakan isi, komponen kebahasaan, komponen penyajian dan komponen kegrafikan berturut-turut sebesar 0.85, 0.89, 0.91, 0.92. Pada uji praktikalitas oleh guru dan peserta didik diperoleh 89.3% dan 88.7% dengan kategori sangat praktis.
Copyrights © 2024