Pengembangan kurikulum pendidikan merupakan aspek penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Landasan sosiologis menjadi salah satu dasar utama dalam proses ini, mencakup asumsi dari ilmu sosiologi yang digunakan dalam seleksi, pengorganisasian, dan implementasi kurikulum. Pendidikan, sebagai proses sosialisasi dan enkulturasi, harus disesuaikan dengan kondisi sosial budaya masyarakat untuk mempersiapkan individu yang mampu berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Artikel ini mengkaji berbagai aspek sosiologis yang harus diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan, termasuk peran pendidikan dalam membentuk individu yang adaptif dan mampu meningkatkan kualitas hidupnya dalam konteks sosial. Penelitian ini juga membahas pentingnya inovasi dalam kurikulum untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Aspek-aspek sosiologis ini meliputi pengaruh lingkungan sosial, dinamika budaya, dan interaksi sosial, yang semuanya harus dipertimbangkan untuk mengembangkan kurikulum yang efektif dan relevan. Dengan demikian, kurikulum harus mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan sosial dan budaya untuk mendidik individu menjadi anggota masyarakat yang berbudaya dan bermutu tinggi.
Copyrights © 2024