Kebijakan belajar di rumah mengakibatkan siswa tidak memiliki aktivitas yang baik dalam proses pembelajaran, siswa diberikan tugas yang harus dilaporkan dalam setiap minggu memiliki aktivitas yang tidak bagus karena tidak adanya proses belajar mengajar. Pada tahun ajaran semester genap 2019/2020 sampai tahun ajaran semester ganjil 2021/2022 karena adanya pandemi covid-19 mengakibatkan siswa melakukan aktivitas belajar di rumah.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah strategi pemberian reward memberikan pengaruh kepada aktivitas belajar matematika siswa kelas 1 SD Negeri 22 Koto Baru Solok, subjek penelitian hanya satu kelas yaitu kelas 1A yang berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengamatan. Dari hasil wawancara dan pengamatan yang peneliti lakukan diperoleh bahwa strategi pemberian reward memberikan pengaruh yang baik kepada aktivitas siswa dalam proses pembelajaran matematika, sebelum menerapkan strategi pemberian reward ini siswa memiliki aktivitas yang rendah, siswa tidak memiliki kemauan untuk bertanya ataupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
Copyrights © 2024