Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang tidak bias lepas dari kehidupan manusia karena pendidikan merupakan modal yang harus dimiliki dalam menghadapi tuntutan zaman yang semakin maju, jika pendidikan suatu bangsa itu baik, maka akan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas baik dalam segi spiritual, intelegensi dan keterampilan. Bullying merupakan suatu bentuk perilaku negatif yang diwujudkan dengan perlakuan secara tidak sopan dan penggunaan kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain, yang dilakukan secara berulang atau berpotensi untuk terulang. Fenomena bullying telah lama menjadi bagian dari dinamika sekolah. Umumnya orang lebih mengenalnya dengan istilah-istilah seperti penggencetan, pemalakan, menggertak, menghina, pengucilan, intimidasi dan lain-lain.Melalui pendekatan deskriptif kualitatif ini penulis menggunakan data dengan bedasarkan data-data lapangan. Maka dalam pendekatan ini penulis dapat mendeskripsikan bagaimana Guru Pendidikan Agama Islam menangatasi prilaku bullying yang terjadi di SMA Muhammadiyah 23.
Copyrights © 2024