Wisata berbasis budaya adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kebudayaan sebagai objeknya. pengembangan ekonomi pariwisata berbasis budaya membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pariwisata berbasis budaya lokal dapat meningkatkan ekonomi di propinsi Jogjakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan studi kasus, memanfaatkan observasi langsung dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jogjakarta memiliki berbagai atraksi wisata budaya yang unik, seperti candi, istana, kerajinan tangan, seni pertunjukan tradisional, dan keragaman budaya. Wisata budaya ini tidak hanya berperan sebagai daya tarik wisata, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal dengan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.Jogjakarta telah menetapkan visi untuk menjadi destinasi wisata berkelas dunia dengan mengusung moto "Jogja Cultural Experiences", menjadikan budaya sebagai karakter utama pariwisatanya. Dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pembenahan infrastruktur dan pelestarian budaya sangat penting untuk mencapai visi ini. Selain itu, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan wisata budaya juga sangat diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan ekonomi pariwisata berbasis budaya di Jogjakarta membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, Jogjakarta dapat memaksimalkan potensi pariwisatanya dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian lokal dan nasional.
Copyrights © 2024