Penelitian ini mengkaji dampak pembelajaran Calistung dalam Pendidikan Anak Usia Dini terhadap risiko stres akademik pada anak. Kritik terhadap implementasi Calistung mencakup kesalahpahaman orang tua dan fokus terlalu pada aspek kognitif. Metode Calistung dengan stres akademik menjadi perhatian utama, terutama karena tekanan formal yang mungkin tidak sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif dengan metode Library Research. Hasil penelitian menyoroti bahwa stres akademik pada anak dapat terjadi karena kurangnya kesesuaian metode pembelajaran Calistung dengan pendekatan pedagogis anak usia dini. Terdapat kritik terhadap ketidakseimbangan antara tuntutan formal dan kebutuhan anak untuk bereksplorasi, yang dapat meningkatkan risiko stres akademik. Dalam mengenalkan konsep dasar Calistung pada anak usia dini, perhatian terhadap ekspresi stres akademik perlu ditekankan. Stres ini dapat termanifestasi melalui perilaku seperti menangis, menolak berpartisipasi, hingga perilaku agresif. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan individual anak, memberikan waktu yang memadai untuk pemahaman, dan mengintegrasikan konsep pembelajaran secara efektif.
Copyrights © 2024