Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh permainan tradisional congklak terhadap literasi budaya dan pengembangan karakter siswa di SD Supriyadi Semarang. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, dan partisipasi siswa dalam sesi bermain congklak. Hasilnya menunjukkan bahwa congklak tidak hanya meningkatkan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial seperti kerjasama dan kejujuran. Guru melaporkan peningkatan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap warisan budaya lokal. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, penerapan congklak berhasil mengintegrasikan pendidikan karakter yang holistik dan memperkokoh identitas budaya nasional di kurikulum sekolah. Penelitian ini menyoroti pentingnya permainan tradisional sebagai alat pendidikan yang berharga dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan fokus pada pengembangan literasi budaya dan karakter siswa.
Copyrights © 2024