JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 8 No. 2 (2024)

Pengembangan Media Interaktif Articulate Storyline 3 Pada Materi Bangun Ruang Di Kelas V Sekolah Dasar

Lasti Rahma Winta (Unknown)
Ariani, Yetti (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2024

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa kurang tersedianya media pembelajaran pada pembelajaran matematika yang berbasis teknologi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 pada pembelajaran matematika kelas V di sekolah dasar yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, dan soal pre-test dan post-test Subjek uji coba pada penelitian ini adalah 23 orang peserta didik di kelas V SDN 24 Batuang Taba dan subjek penyebaran media interaktif ini terdiri dari 23 orang peserta didik di kelas V SDN 36 Cengkeh. Hasil dari penelitian ini diperoleh hasil rata-rata dari validasi adalah 96,45% dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon guru memperoleh 92,51% dengan kategori sangat praktis, sedangkan angket respon peserta didik di SDN 24 Batuang Taba adalah 97,4% dengan kategori sangat praktis dan hasil angket respon peserta didik pada penyebaran media di SDN 36 Cengkeh adalah 96,79% dengan kategori sangat praktis. Hasil efektivitas media pembelajaran dengan rata-rata N-Gain score di SDN 24 Batuang Taba dan SDN 36 Cengkeh sebesar 76% dengan kategori efektif. Dapat disimpulkan bahwa media Articulate Storyline 3 ini sudah layak digunakan dalam pembelajaran.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...