Tembaga dalam bentuk ion Cu2+ merupakan logam berat yang berpotensi mencemari lingkungan serta dapat menyebabkan kematian dalam dosis besar. Deteksi ion logam Cu2+ dilakukan dengan Pencil lead Eletrode (PLE) sebagai elektroda kerja yang kemudian dimodifikasi menggunakan lapisan tipis emas. Modifikasi lapisan tipis emas dilakukan secara elektrodeposisi dengan metode voltammetri siklik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi pH optimum pada pengukuran ion logam Cu2+ menggunakan HNO3 sebagai supporting electrolyte. Metode yang digunakan untuk optimasi pH adalah Anodic Stripping Voltammetry (ASV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa HNO3 dengan pH 1 merupakan pH optimum dalam pengukuran ion logam Cu2+ menggunakan elektroda Au/PLE dengan konsentrasi analit uji sebesar 1 UM. Puncak anodik dari ion logam Cu2+ hadir pada potensial 0.04 V.
Copyrights © 2024