JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 8 No. 2 (2024)

Stres Kerja Pegawai

Kinas, Arni Anti (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2024

Abstract

Stres adalah ketidakmampuan seseorang dalam mengatasi tuntutan kerja yang berlebihan. Stres kerja bisa disebabkan dari 2 faktor yaitu: (1) Faktor Internal, yaitu (a) Kondisi kesehatan yang terganggu disebabkan karena pola makan yang tidak teratur, kurang berolahraga, dan istirahat yang kurang; (b) Tidak mampu mengelola waktu dengan baik; (c) Tidak memiliki kemampuan dalam mengelola emosi; (d) Pemahaman yang kurang tentang stres, faktor, dan dampaknya. (2) Faktor eksternal, yaitu (a) Keluarga: anak yang susah diatur, tidak adanya komunikasi yang baik dengan pasangan, tuntutan dari keluarga besar baik dari pihak suami atau dari keluarga sendiri. (3) Tempat kerja: beban kerja yang terlalu tinggi, tidak terjalinnya komunikasi yang baik dengan rekan kerja, pimpinan yang tidak mampu mengayomi seluruh pegawai, dan gaji yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Stres tingkat rendah sampai dengan sedang jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif bagi organisasi karena stres yang masih tergolong rendah justru akan menjadi pendorong bagi pegawai untuk meningkatkan kualitas kinerjanya. Akan tetapi pada tingkat stres berat perlu diwaspadai karena akan memiliki dampak negatif bagi organisasi maupun bagi diri pegawai itu sendiri. Stres berat yang tidak dikelola dengan baik mengakibatkan seseorang ke tahap depresi sehingga membutuhkan bantuan khusus dari dokter. Pada dasarnya ada beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari stres kerja yang tidak dikelola dengan baik, seperti: (1) Individu: Kurang fokus, sering melamun, motivasi kerja yang rendah, tidak bisa mengambil keputusan dengan bijak, dan kesehatan terganggu. (2) Keluarga: Pola pengasuhan yang diberikan kepada anak tidak stabil, komunikasi dengan pasangan tidak berjalan dengan baik, mengurangi intensitas pertemuan keluarga. (3) Organisasi: Kinerja organisasi menurun dan organisasi akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Manajemen stres adalah suatu langkah yang bisa dilakukan oleh pegawai ataupun organisasi untuk mencegah ataupun mengatasi terjadinya stres kerja. Adapun hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperluas wawasan tentang stres, mengenali gejala stres, mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa memicu terjadinya stres serta bagaimana cara dalam mengatasi stres. Manajemen stres bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut: (1) Memiliki kesadaran penuh terhadap setiap aktivitas yang dilakukan; (2) Menghargai dan berterima kasih kepada diri sendiri; (3) Tidak memberikan beban yang terlalu berat kepada diri sendiri; (4) Berhenti sejenak dan mengambil jeda jika merasa lelah dalam bekerja; (5) Tidak perlu memaksakan diri dalam menyelesaikan pekerjaan; (6) Meminta bantuan kepada keluarga, teman, rekan kerja ataupun atasan jika merasa kesulitan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...