Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis alternative dan kriteria yang akan membuat proses pengambilan keputusan Analytical Hierarchy Process (AHP) menjadi lebih valid.Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling aksidental yang berjumlah 5 responden. Jumlah kuisoner yang disebar menggunakan metode paper-based sebanyak 5 buah ditunjukan kepada pihak terkait yang menjadi responden. Analisis data menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan aplikasi komputer Expert Choice 11 untuk membangun sistem pendukung keputusan untuk kenaikan jabatan karyawan yang dapat membantu mempercepat pengambilan keputusan sesuai kebutuhannya. Berdasarkan hasil perhitungan Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa alternatif yang mendapatkan hasil paling tinggi adalah Ibu Annisa (32,75%), kedua Bapak Ferriansyah (31,12%), ketiga Bapak Sandi (19,06%) dan keempat Bapak Raka (18,88%). Penelitian ini memberikan alternatif berupa sistem pendukung keputusan untuk membantu dan mempermudah PT. Bright Property Service Indonesia dalam memutuskan kenaikan jabatan karyawan dengan AHP dan Expert Choice. Tetapi dalam memecahkan masalah multikriteria metode Analytical Hierarchy Process (AHP) bukan satu-satunya penggabungan metode pengambilan keputusan yang dapat digunakan, lebih baik dicoba untuk menggunakan metode penganggabungan yang lain untuk mendukung keputusan yang lebih efektif.
Copyrights © 2024