Penelitian ini mengidentifikasi kendala yang berkenaan dengan minimnya aktifitas, sebuah skill untuk menyelesaikan masalah, juga target pencapaian siswa dalam siswaan matematika khususnya topik KPK dan FPB. Penyebab utama permasalahan berikutadalah metode pengajaran yang masih satu arah, yang mengakibatkan minimnya partisipasi aktif siswa. Dalam rangka mengatasi kendala tersebut, diberikan usulan penggunaan model pemaparan PSTT. Manfaat yang terwujud melalui pengamatan yakni menganalisis tingkat kegiatan dalam pemaparan antara guru dan peserta didik. Adapun pengamatan berikutmemakai kualitatif sebagai pendekatan pengamatan Tindakan Kelas (PTK) sebagai jenis pengamatan di empat sesi digelarnya pertemuan. Adapun terdapat 28 orang peserta didik kelas V SDN 1 Jaing Hilir tahun ajar 2023/2024 yang jadi subjek pengamatan. Pada lembar observasi aktifitas guru dan siswa data tersebut terkumpul. Pengindikasian fakta bahwa aktifitas guru dari pertemuan pertama sampai keempat meningkat dari skor 19 jadi 29 merupakan hasil dari pengamatan yang diterapkan. Sementara itu, aktifitas siswa meningkat dari 25% jadi 100% selama empat pertemuan. Temuan berikutmenyimpulkan bahwa model PSTT dapat meningkatkan aktifitas guru dan siswa. Sebab itu berikutdirekomendasikan supaya jadikan alternatif untuk meningkakan aktifitas siswa yang berdampak pada peningkatan capaian belajarnya.
Copyrights © 2024