JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 8 No. 2 (2024)

Implementasi Model Problem Based Learning melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Proses pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Pedurungan Tengah 02

Listari, Listari (Unknown)
Nugroho, Aryo Andri (Unknown)
Dewi, Maria Immaculata Christiana (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2024

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang mengharuskan pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan yang unik pada peserta didik.Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan model Problem Based Learning melalui pembelajaran berdiferensiasi didalam pelajaran IPAS. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di lakukan wawancara, observasi, dan refleksi peserta didik di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning, yang mempertimbangkan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, memberikan fasilitas yang berbeda dengan disesuaikan gaya belajar peserta didik. Implementasi ini menjadikan peserta didik merasa sangat senang, antusias, serta tidak bosan selama proses pembelajaran dari awal hingga akhir. Peningkatan keaktifan peserta didik terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam bertanya, menanggapi pertanyaan, berdiskusi dengan teman untuk menyelesaikan masalah, dan mengumpulkan informasi. Kesimpulannya, Implementasi pembelajaran diferensiasi melalui model Problem Based Learning dapat membuat guru memenuhi kebutuhan belajar mengajar peserta didik untuk disesuaikan gaya belajar mereka, sehingga peserta didik dapat belajar secara alami sesuai kebutuhan dan meningkatkan minat belajar mereka.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...