Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman masyarakat Desa Deluk mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Turun Tanah, serta minimnya penjelasan konkret terkait faedah dan nilai-nilai tersebut, sehingga muncul berbagai persepsi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji proses pelaksanaan dan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Turun Tanah di Desa Deluk, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Turun Tanah masih dilaksanakan hingga kini, terutama untuk anak berusia 7 bulan dalam kalender Jawa dan 8 bulan dalam kalender Masehi. Proses tradisi meliputi persiapan, pelaksanaan, doa bersama, dan makan bersama. Nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi ini meliputi keimanan, doa, sedekah, syukur, silaturahmi, kebersamaan, tolong-menolong, dan gotong royong, yang semuanya merupakan bagian penting dari pelaksanaan tradisi Turun Tanah di masyarakat Desa Deluk.
Copyrights © 2024