Rendahnya kemampuan menyimak siswa kelompok B TK Lignita 1 Kota Sawahlunto menjadi pendorong utama penelitian ini. Pokok bahasan utama penelitian ini ialah bagaimana memanfaatkan media cerita digital untuk membantu anak TK Lignita 1 Kota Sawahlunto dalam mengembangkan keterampilan menyimak. Tujuan penelitian ini ialah memanfaatkan media cerita digital untuk membantu anak TK Lignita 1 Kota Sawahlunto dalam mengembangkan keterampilan menyimak. Melalui penelitian tindakan kelas, diterapkan metodologi kualitatif deskriptif dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini ialah memanfaatkan media cerita digital untuk meningkatkan keterampilan menyimak. Sejumlah 14 siswa kelompok B, yakni enam laki-laki dan delapan perempuan, di TK Lignita 1 Kota Sawahlunto menjadi subjek penelitian. Penelitian ini menerapkan dua siklus, yakni siklus I dan siklus II. Setiap siklus dalam desain penelitian ini terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Metode yang diterapkan untuk mengumpul data ialah observasi dan dokumentasi. Analisis data kualitatif deskriptif diterapkan untuk menguji data yang terkumpul. Dengan menerapkan materi Digital Storytelling, siswa kelompok B di TK Lignita 1 Kota Sawahlunto bisa meningkatkan keterampilan menyimaknya. Perubahan kriteria Mampu pada setiap siklus menunjukkan peningkatan tersebut. Sejumlah 38% anak memenuhi kriteria Mampu pada siklus I, dan 85% anak memenuhi kriteria Mampu pada siklus II.
Copyrights © 2024