Bullying adalah sebuah tindakan atau perilaku agresif dan negatif yang di lakukan seseorang untuk menyakiti orang lain dan mengganggu orang lain demi kepuasan tersendiri. Pembentukan regulasi diri sangat dibutuhkan bagi siswa yang termasuk dalam berperilaku bullying. Sedangkan Regulasi diri adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan pikiran, perasaan dan tindakan untuk mencapai tujuan hidup. Regulasi diri sangat penting bagi siswa untuk mengontrol dan memotivasi dirinya dalam menghadapi situasi apapun yang ditemukan di sekolah agar dapat mencapai suatu tujuan yang dinginkan seperti melakukan proses belajar dengan menyenangkan dan berperilaku sesuai dengan peraturan norma dan sekolah. Sampel penelitian ini adalah 33 siswa/I SMK Negeri 4 Kendari. Adapun lat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala bullying yang disusun menurut aspek-aspek Coloroso dan skala regulasi diri yang berdasarkan aspek-aspek Zimmerman disusun oleh peneliti menggunakan metode skala likert. Skala Bullying memiliki reliabilitas (rxy) = terdiri dari 34 aitem, sedangkan skala regulasi diri memiliki nilai reliabilitas (rxy) = dan terdiri dari 30 aitem. Analisa penelitian ini menggunakan korelasi pearson product moment. Berdasarkan hasil Analisa ditemukan bahwa terdapat hubungan negatif antara bullying dengan regulasi diri dengan nilai r = -0,435, dan signifikansi = 0,011. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi Regulasi diri, maka semakin rendah Perilaku bullying
Copyrights © 2024