Abstract: History learning is required to produce more innovation to answer the challenges and developments of the industrial revolution 4.0. This is because the students we are dealing with are the digital generation. Therefore, this research aims to produce innovative history learning media based on AR-VIDECK (augmented reality, video, digital comics, peardeck, and quizziz). This research uses the development method carried out by Davidson-Shiver and Rasmunssen. The model was selected based on suitability to appropriate development characteristics in developing AR-VIDECK media with stages 1) Analysis, 2) Evaluation Plan, 3) Simultaneous Design which includes design, system development, testing and Implementation and Formative evaluation. This phase can be done many times up to an indefinite time limit; 4) Full Implementation; 5) Summative Evaluation and Research. The data collection technique is in the form of a questionnaire. The type of data used is qualitative and quantitative data. The instrument used in this research was a questionnaire. The questionnaire created was measured using a scale. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. Based on the results of product trials with 92.5% media experts and 95% material experts, the feasibility of AR-VIDECK learning media content is categorized as valid. Abstrak: Pembelajaran sejarah dituntut lebih banyak menghasilkan inovasi untuk menjawab tantangan dan perkembangan revolusi industri 4.0. Hal ini dikarenakan siswa yang dihadapi adalah generasi digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan inovasi media pembelajaran sejarah berbasis AR-VIDECK (augmented reality, video, komik digital, peardeck, dan quizziz). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang dilakukan oleh Davidson-Shiver dan Rasmunssen. Model tersebut dipilih berdasarkan kesesuaian terhadap karakteristik pengembangan yang sesuai dalam mengembangan media AR-VIDECK dengan tahapan 1) Analisis, 2) Rencana Evaluasi, 3) Desain Serentak yang meliputi desain, pengembangan sistem, ujicoba dan implementasi dan evaluasi formatif. Fase ini dapat dilakukan berkali-kali hingga batas waktu yang tidak ditentukan; 4) Implementasi Penuh; 5) Evaluasi Sumatif dan Penelitian. Teknik pengumpulan data berbentuk angket. Jenis data yang digunakan data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket. Angket yang dibuat diukur dengan menggunakan skala. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil uji coba produk kepada ahli media 92,5% dan ahli materi 95% maka kelayakan konten media pembelajaran AR-VIDECK dikategorikan valid.
Copyrights © 2023