Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterlibatan remaja dalam olahraga tradisional melalui penerapan prinsip-prinsip pembekalan keterampilan hidup guna mewujudkan Positive Youth Development (PYD), dengan fokus pada pengembangan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan melalui program yang terstruktur dan pendekatan yang disengaja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design, tepatnya The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian melibatkan 30 siswa kelas 6 yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol, menggunakan kuesioner Life skills Scale for Sport (LSSS) untuk mengukur perkembangan life skills. Uji statistik inferensial Independent Sample t-Test, Shapiro-Wilk, dan Levene Statistic untuk menguji normalitas, homogenitas, dan efektivitas perlakuan berdasarkan Gain score. Nilai t hitung sebesar 8,30 melebihi t tabel 2,160, menunjukkan perbedaan signifikan antara pembelajaran olahraga tradisional yang terintegrasi life skills dan yang tidak, dengan peningkatan lebih tinggi pada kelompok terintegrasi (51,06) dibandingkan kelompok non-integrasi (16,60), menegaskan dampak signifikan dan efektif dari program integrasi life skills. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi program life skills dalam olahraga tradisional secara signifikan meningkatkan perkembangan life skills pada remaja di SD Negeri 2 Sindanglaya Ciamis, dibandingkan dengan kelompok yang tidak diintegrasikan, dengan hasil menunjukkan peningkatan rata-rata lebih tinggi pada kelompok terintegrasi. Selain itu, temuan ini mendukung teori pembelajaran sosial dan konstruktivis, mengindikasikan bahwa pengajaran life skills secara sengaja dalam program olahraga remaja lebih efektif dalam mempromosikan Positive Youth Development (PYD).
Copyrights © 2024