Renang merupakan cabang olahraga yang saat ini berkembang dimasyarakat. Perlombaan renang menggunakan kecepatan sebagai komponen sebagai penilaian. Kecepatan renang dipengaruhi oleh berbagai aspek komponen fisik diantaranya adalah struktur anatomi tubuh. Anatomi tubuh perenang berpengaruh terhadap kecepatan, diantaranya pada bagian tinggi badan dan berat badan. Keduanya digunakan untuk mengetahui BMI perenang. Struktur tubuh lainnya yakni pada bagian panjang lengan dan tungkai yang berfungsi membantu tubuh bergerak untuk tetap mengapung di air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan BMI, panjang lengan terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 meter atlet Lotus Aquatic Club Kota Batu. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional yang menghubungkan antar variabel. Penelitian dilaksanakan di kolam renang Tirta Bhuana Cakti Pusdik Arhanud Kota Batu dengan jumlak subjek 20 atlet laki-laki. Hasil penelitian diketahui data antara BMI terhadap kecepatan menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai signifikasi 0,030. Data panjang lengan terhadap kecepatan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment diketahui memiliki nilai signifikasi 0,011. Serta uji regresi berganda antara BMI dan panjang lengan terhadap kecepatan diketahui memiliki nilai 0,015.
Copyrights © 2024