PT. ABC adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang chemical industry. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PT. ABC adalah biji plastik dengan kode TCP999C untuk kebutuhan industri otomotif. Data produk cacat periode Januari – April 2023 produk TCP999C telah melampaui toleransi perusahaan yaitu lebih dari dari 2% untuk setiap jenis defect; defect pada colour 4,9%, density 3,9%, dan melt flow 3,75%. Hal tersebut menunjukan kualitas produksi dari produk TCP999C mengalami penurunan, sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan yang tepat untuk mengurangi jumlah defect dan agar tidak terjadi defect yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA) dan QC Seven Tools. Pada tahap plan diketahui jenis defect yang paling dominan adalah jenis defect pada colour, sehingga penelitian ini berfokus untuk memperbaiki jenis defect pada colour. Terdapat empat faktor penyebab colour defect, yaitu manusia, metode, material, dan mesin. Tindakan perbaikan dilakukan dengan menggunakan tools 5W+1H dan telah diimplementasikan berupa standarisasi dengan melakukan pengawasan dan pemeriksaan, melakukan solialisasi SOP, dan pembuatan check sheet raw materia. Hasil Implementasi pengendalian kualitas memberikan hasil presentase colour defect pada Juni 2023 sebesar 1.75% atau mengalami penurunan sebesar 3,2%.Kata Kunci: PDCA, QC Seven Tools, Defect, Biji plastik, Implementasi Pengendalian Kualitas
Copyrights © 2023