Pelayanan pengelolaan sampah sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan terutama di daerah kota wisata seperti Kabupaten Pangandaran. Terjadinya penumpukan sampah di lokasi wisata menyebabkan ketidaknyamanan terhadap pengunjung wisata. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah, tetapi penumpukan sampah kerap terjadi di daerah pantai, baik itu sampah dari pengunjung atau pun sampah kiriman dari sungai. Oleh sebab itu, diperlukan Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah (IKPS) sebagai alat ukur untuk mengetahui seberapa besar kinerja pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menginterprestasikan Nilai IKPS. Metode yang digunakan adalah menggunakan perhitungan nilai Indeks Kinerja Pengelolaan Sampah. Hasil dari perhitungan nilai IKPS, Kabupaten Pangandaran memiliki nilai IKPS sebesar 43,18 dengan kategori Sangat Kurang, artinya kinerja pengelolaan sampah di Kabupaten Pangandaran belum maksimal dan masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2024