Pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk sikap dan nilai-nilai siswa terhadap keberagaman agama, suku, dan budaya. Guru agama, sebagai pilar utama dalam pendidikan agama di sekolah, memiliki tanggung jawab besar dalam membangun moderasi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Dengan dukungan kerangka hukum yang kokoh dan kampanye moderasi beragama yang digalakkan oleh Kementerian Agama, pendidikan agama di Indonesia bertujuan untuk memperkuat harmoni dan pemahaman lintas agama. Tulisan ini membahas peran penting guru agama dalam membangun moderasi beragama di sekolah Negeri dan Swasta kota Bogor. Metode penelitian yang digunakan melibatkan studi pustaka untuk memahami konsep moderasi beragama dan peran guru agama. Hasilnya menunjukkan bahwa moderasi beragama mengacu pada pendekatan dalam menjalani kehidupan beragama yang seimbang, bijaksana, dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan serta kepentingan umum. Guru agama dapat membantu membangun moderasi beragama dengan memahamkan siswa tentang ajaran agama secara inklusif, mendorong dialog antaragama, menekankan pentingnya toleransi, memberikan bimbingan spiritual, dan mengelola program keagamaan yang inklusif. Peran guru agama dalam membangun moderasi beragama di sekolah sangatlah penting. Dengan memperkuat nilai-nilai positif dalam agama dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, guru agama dapat membantu menciptakan peserta didik yang memiliki sikap inklusif dan moderasi dalam beragama.
Copyrights © 2024