Abstract To improve public speaking skills, students must employ effective language use in daily communication. Researchers discovered that teachers at MTs Muhammadiyah Watulimo Trenggalek Jawa Timur implemented a culture of public speaking in order to improve student performance. The goal of the research is to understand how teachers use their teaching skills in order to produce alumni who are useful to the general public. This study employs a qualitative deskriptif in the form of a transcribed or written description of the person or activity being studied. The study's subjects included the Madrasah's principal, a PAI instructor, and five students. During the data collection process, researchers use observation, writing, and documentation methods, as well as data analysis techniques such as data reduction, data collection, and data analysis. Researchers conducted a one-month observation at the research location. Peserta didik sangat antusias mengikuti kultum bergilir yang dilakukan setelah kegiatan shalat dhuha berjamaah dan tahfidzul qur'an. The focus of this research is the implementation of cultural activities after shalat dhuha berjamaah and tahfidzul Qur'an. Hambatan pelaksanaan kultum bergilir beberapa peserta didik yang kurang percaya diri, pengaturan mikrofon kurang tepat, dan kurang memahami betul urutan kultum. This study is intended to serve as an evaluation of the effectiveness of religious activities in preparing students for service in the wider community. Keywords: Implementation, Dakwah, Kultum Abstrak Pendidik dalam memperbaiki public speaking peserta didik memerlukan implementasi penggunaan bahasa yang baik dalam berkomunikasi dikehidupan sehari-hari. Peneliti menemukan adanya implementasi dari pendidik di MTs Muhammadiyah Watulimo Trenggalek Jawa Timur mengadakan kultum bergilir bertujuan untuk membenahi public speaking dan sekaligus melatih keterampilan berdakwah peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi yang dilakukan oleh pendidik dalam melatih kemampuan dakwah peserta didik sehingga bisa membentuk alumni yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini mengunakan kualitatif deskriptif berupa kata tertulis atau lisan dari orang atau aktivitas yang diamati. Subjek penelitian ini meliputi Kepala madrasah, pendidik PAI dan 5 Peserta didik. Dalam proses pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi serta analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti melaksanakan observasi dilokasi penelitian selama satu minggu. Hasil yang ditemukan oleh peneliti yaitu Peserta didik sangat antusias mengikuti kultum bergilir yang dilaksanakan setelah kegiatan shalat dhuha berjamaah dan tahfidzul qur’an. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pelaksanaan kultum bergilir dilaksanakan setelah shalat dhuha berjamaah dan tahfidzul qur’an secara bersama-sama. Hambatan pelaksanakan kultum bergilir beberapa peserta didik masih kurang percaya diri, penataan microphone kurang tepat, dan kurang memahami betul urutan kultum. Penelitian ini diharapkan sebagai evaluasi pendidik dalam penerapan kegiatan kultum bergilir dalam membentuk peserta didik yang bermanfaat di lingkungan masyarakat sekitar. Kata Kunci: Implemetasi, Dakwah, Kultum
Copyrights © 2024