Konsep matematika awal khususnya konsep klasifikasi harus dimiliki anak usia dini karena berperan dalam kehidupan sehari-hari pada masa yang akan datang. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan pengumpulan data melalui observasi langsung pada anak sebanyak 12 kali pertemuan dengan anak, wawancara dengan guru, pembuatan dokumen video, serta jurnal refleksi (catatan harian guru). Ada dua belas siswa usia 4-5 tahun dipilih sebagai responden dari Taman Kanak-Kanak Pembina di DKI Jakarta. Kemampuan awal anak untuk mengkasifikasikan pada saat pra siklus sekitar 20-30%, meningkat menjadi 41%, 62%, 85% setelah siklus 1, 2, dan 3. Penelitian menemukan dari observasi dan dokumen video penggunaan media loose parts maka anak dapat mengklasifikasi benda berdasarkan warna, bentuk, ukuran dan mampu mengenali objek yang berbeda setelah 4 kali pertemuan. Setelah anak-anak dapat mengklasifikasikan warna, bentuk dan ukuran, kemampuan membilang dan menghitung angka meningkat setalah pertemuan keenam. Hasil wawancara dan jurnal refleksiĀ guru ternyata penggunaan media loose parts dapat memudahkan guru dalam menyediakan media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan matematika awal anak usia dini. Selanjutnya media loose parts dapat diimplementsikan secara maksimal dalam proses pembelajaran untuk menstimulasi setiap aspek perkembangan anak usia dini pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini.
Copyrights © 2024