Kurikulum yang lebih fleksibel dan lebih sederhana diharapkan dapat membantu pendidik fokus pada pelajaran dan memungkinkan peserta didik berpartisipasi lebih aktif dalam bidang yang mereka sukai, Sehingga Pendidik bisa dengan mudah membantu peserta didik mencapai tujuan belajarnya. Namun dengan adanya perubahan kurikulum ini para pendidik tidak dengan mudah dalam menyesuaikan proses pembelajarannya. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kendala guru dalam penerapan kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen. Uji validitas menggunakan triangulasi yang terdiri dari triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu Analisis data menggunakan model Miles yang memiliki tiga langkah yakni, 1) pengumpulan data, 2) verifikasi data, dan 3) kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kendala yang dirasakan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka diantaranya yaitu terkait dengan kekurang mampuan guru dalam menysusn perangkat pembelajaran seperti modul ajar, kesulitan menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kesulitan dalam mengaplikasikan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik, dan terbatasnya sarana dan prasarana yang ada di sekolah untuk mendukung proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masih ditemukannya kendala-kendala yang menyebabkan kurang optimalnya penerapan kurikulum merdeka belajar di sekolah dasar.
Copyrights © 2024