Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan pentingnya menerapkan ice breaking dalam meningkatkan semangat bermain anak di RA Imama Mijen Kota Semarang. Ice breaking merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mencairkan suasana yang menegangkan, membosankan menjadi lebih baik, nyaman dan menyenangkan. Jika suasana pembelajaran yang membosankan dan kurang variasi terus terjadi akan menimbulkan dampak bosan dan jenuh yang mengakibatkan konsentrasi dan semangat anak menurun. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan menjadikan guru kelas sebagai informan penelitian dan murid kelas A usia 4-5 tahun RA Imama sebagai objek penelitian. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan sumber dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik ice breaking pada kegiatan bermain dilakukan secara terencana dan spontan. Beberapa jenis ice breaking yang diterapkan di RA Imama diantaranya; tepuk tangan, yel-yel, lagu gerak badan, cerita, audio visual dan permainan. Dengan menerapkan ice breaking pada setiap kegiatan awal, inti dan akhir kegiatan bermain memberikan dampak positif untuk anak-anak karena menumbuhkan rasa semangat, kefokusan, kesegaran yang tidak hanya diawal melainkan hingga akhir kegiatan bermain yaitu anak berhasil menerima serta menyelesaikan kegiatan bermain dengan maksimal.
Copyrights © 2024