Berlakunya kurikulum merdeka dalam proses pembelajaran di sekolah dasar memberikan dampak positif dan negatif. Perlunya persepsi guru untuk mengetahui keterlaksanaan kurikulum merdeka guna perbaikan dan evaluasi merupakan tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan proses analisis kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 12 guru sekolah dasar yang berada di Kecamatan Pakis, Kecamatan Jabung, dan Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Data yang dianalisis bersumber dari hasil wawancara. Tahapan analisis data antara lain (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru memiliki peran penting terhadap keterlaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran, (2) perubahan kurikulum ini menimbulkan terjadinya perubahan dinamika pembelajaran di SD seperti perubahan perangkat pembelajaran, perubahan waktu belajar, dan penggunaan teknologi dalam kegiatan pembelajaran, serta (3) adanya hambatan yang dialami guru untuk mencapai pembelajaran yang efektif dalam penerapan kurikulum merdeka seperti kurangnya pengalaman dengan merdeka belajar, keterbatasan referensi, kurangnya fasilitas pembelajaran, banyaknya administrasi pembelajaran, minimnya penguasaan teknologi pembelajaran, dan kurangnya pelatihan.
Copyrights © 2024