Menstruasi merupakan proses fisiologis yang dialami oleh setiap wanita remaja dengan rentang usia 12 – 13 tahun. Dismenore terjadi karena peningkatan sekresi prostaglandin F2a pada fase luteal siklus menstruasi peningkatan ini menyebabkan kontraksi uterus yang tidak terkoordinasi dan tidak teratur sehingga menimbulkan nyeri. Pada usia remaja sekolah dismenore mengakibatkan tidak fokus dalam belajar. Penalataksanaan dismenore bisa dengan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis salah satunya Massage Effleurage. Massage Effleurage adalah teknik pijatan yang dilakukan untuk menurunkan nyeri dengan menggunakan sentuhan tangan untuk menimbulkan efek relaksasi dan mengeluarkan hormone positif endofrin yang menimbulkan rasa nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran Massage Effleurage terhadap dismenore pada remaja putri. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan metode studi kasus. Subjek penelitian ini adalah remaja putri dengan dismenore primer hari pertama dan kedua sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan data menggunakan numeric rating scale. analisis univariat derajat dismenore sebelum diberikan terapi Massage Effleurage hari pertama dan kedua kategori tertinggi adalah sedang dan sesudah diberikan terapi Massage Eflleurage kategori tertinggi adalah ringan. Terdapat keefektifan dalam terapi Massage Effleurage dalam intensitas skala nyeri dismenore.
Copyrights © 2024