Menangkap ikan dilepas pantai merupakan salah satu profesi yang berisiko, tidak hanya secara ekonomi tetapi juga cidera dan berakibat kematian. Beberapa nelayan menyatakan bahwa aktivitas kerja diatas perahu memiliki intensitas tinggi dan beratnya aktivitas fisik menyebabkan keluhan otot yang berdampak pada gangguan kesehatan dan kenyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot kaki dengan kecelakaan kerja pada nelayan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan studi cross sectional. Variabel independen adalah kekuatan otot kaki. Variabel dependen adalah kecelakaan kerja pada nelayan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Uji validitas dengan teknik korelasi pearson product moment dan uji reliabilitas menggunakan teknik split half, dihitung dengan rumus Spearman-Brown. Uji statistik menggunakan uji Chi Square Test dengan kemaknaan p<0,05. Hasil analisis statistik menunjukkan nelayan memiliki usia paling muda 15 tahun dan paling tua 67 tahun dengan lama kerja paling rendah 1 tahun dan paling lama 55 tahun. Sebagian besar nelayan mengalami kecelakaan kerja berkategori sedang sebanyak 31 dari 82 responden. Kekuatan otot kaki nelayan berkategori sedang sebanyak 23 dari 82 responden. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kekuatan otot kaki terhadap kecelakaan kerja pada nelayan (p-value 0,017).
Copyrights © 2024