Transportasi udara sebagai bagian dalam sistem tansportasi nasional berkepentingan dalam membangun transformasi digital dan berkelanjutan sebagai bagian dari dinamika pelayanan publik yang diarahkan dalam rangka menuju pelayanan berkelas dunia (world class) dengan mendasari pada aspek keselamatan, kapasitas dan efisiensi, keamanan, pembangunan ekonomi dan pelindungan lingkingan. Pendekatan strategiimplementasi yang dapat dielaborasikan dengan mengkapitalisasi sumberdaya software (infostructure & operation system transformation – transformasi menuju pemenuhan kepatuhan terhadap ICAO SARPs, int’l best practices maupun domestic legislation/ regulations), hardware (governance & portfolio transformation - transformasi menuju ekosistem tata kelola publik yang baik secara digital) dan brainware (human capital transformation – transformasi berbasis human capital) dari organisasi serta optimalisasi interface sains dan teknologi serta lingkungan strategis terkait secara terarah, teratur dan terintegrasi melalui metode implementasi kebijakan 4 (empat) "C" yaitu Cooperation (kerjasama pemangku kepentingan), Consensus (kesepakatan dan persetujuan pemangku kepentingan), Compliance (kepatuhan pelaksanaan perundangan, norma dan etika), dan Commitment (keteguhan menjalankan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi). Dengan keyakinan bahwa melalui pendekatan yang tepat dan bijaksana, tantangan prioritas global/ strategic objectives maupun dinamika tantangan dalam membangun transformasi digital dan berkelanjutan transportasi udara Indonesia dapat dikendalikan untuk mewujudkan penerbangan sipil Indonesia SELAMANYA (Selamat, Aman dan Nyaman).
Copyrights © 2024