Jenis pendekatan dan komunikasi pembelajaran pendidikan Islam yang dilakukan dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler serta ekstrakurikuler di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Propinsi Kalimantan Selatan terdiri dari ; Pertama ; Keteladanan, dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam baik pada kegiatan intrakurikuler , kokurikuler dan kegiatan kokurikuler. Kedua ; Pengalaman, pendekatan ini dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam . Ketiga ; pendekatan disiplin ; pada kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler pionernya adalah para guru guru yang tepat waktu sesuai jadwal melakukan pembelajaran . Dan yang sangat menarik untuk pendekatan displin ini , lebih banyak melibatkan Osis dalam menkoper kegiatan ekstrakurikuler . Keempat; . Rasional , pendekatan ini dilakukan hampir disemua sektor pembelajaran pendidikan Islam pada kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Kelima; terpadu ; pendekatan terpadu inilah menjadi ciri khas MAN Insan Cendekia Tanah laut dengan di Asramakan dan belajar secara full Day School. Pendekatan terpadu dalam pendidikan agama Islam baik dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler serta ekstra kurikuler pada MAN Insan Cendekia Tanah laut meliputi; keimanan, pengalaman ,pembiasaan , rasional , emosional, fungsional dan Keteladanan. Keenam; emosional ; pendekatan ini digunakan kepada siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut beupa ; Nilai perasaan pada diri manusia pada dasarnya dapat menyesuaikan diri terhadap keadaan sekitarnya dalam kehidupan sehari hari.Ketujuh; fungsional; pendekatan ini diterapkan pada kegiatan intrakurikuler dan kokurekuler terhadap siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut berupa ; usaha memberikan materi agama dengan menekankan kepada segi kemanfaatan bagi peserta didik dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan tingkat perkembanganya. Kedelapan; kemandirian ; pendekatan kemandirian ini lebih ditekankan pada kegiatan keasramaan melalui, kemandirian dalam menjaga kebersihan kamar dan Asarama, kemandirian mencuci dan melipat pakaian, kemadirian mengelola uang belanja dan sekolah, kemandirian untuk tidak berkomunikasi dengan orang tua kecuali dalam keadaan yang memang sudah di kondisikan seperti hari sabtu atau hari minggu. Jenis komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan Islam di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Propinsi Kalimanatan Selatan terdiri dari: Pertama : Komunikasi satu arah ;Penerapan komunikasi ini pada siswa siswi MAN Insan Cendekia Tanah Laut baik dalam kegiatan intrakurekuler dan kokurekuler bahkan ekstrakurikuler dimana dalam komunikasi ini guru dan tenaga kependidikan pada MAN Insan Cendekia Tala lainya berperan sebagai pemberi aksi dan peserta didik sebagai penerima aksi. Guru aktif dan peserta didik pasif. Kedua :Bentuk Komunikasi sebagai interaksi atau komunikasi dua arah; komunikasi ini antara guru /tenaga kependidikan lainya serta peserta didik pada MAN Insan Cendekia Tanah laut memiliki peranan yang sama yakni pemberi aksi dan penerima aksi dengan arti keduanya dapat saling memberi dan menerima aksi. Ketiga ; komunikasi sebagai transaksi atau komunikasi banyak arah; komunikasi ini tidak hanya melibatkan interaksi yang dinamis antara guru dan tenaga kependidikan lainya serta peserta didik yang terdapat di MAN Insan Cendeia Tanah Laut tetapi juga melibatkan interaksi dinamis antara siswa dan siswa lainya. Bentuk komunikasi ini nanpak sekali terlihat pada kegiatan Osis yang terdapat di MAN Insan Cendekia Tala. Faktor Pendukung ; Sistem Asrama/Full Day School , sistem Pengasramaan bagi Guru guru, sistem Rekrutmen Siswa Siswi yang ketat, sistem Rekrutmen Guru -guru yang juga ketat, faktor sarana dan Prasarana yang memadai, sistem Manajemen sekolah yang baik.. Faktor Penghambat terdiri dari :latar belakang kebiasaan siswa, belum maksimalnya Akses Sumber Belajar Melaui IT, faktor kejenuhan, faktor Pembiasaan bahasa asing(Arab dan Inggris) yang belum terkoordinir, disiplin yang masih longgar.
Copyrights © 2020