ABSTRAK Hasil perolehan pengetahuan siswa kelas VII pada kelas IPA SMPN 11 Kota Bogor yang menggunakan pendekatan blended learning menginspirasi penelitian ini. Mengkaji pengaruh metodologi blended learning terhadap kinerja peserta didik kelas tujuh mata pelajaran kewarganegaraan dan sains di SMPN 11 Kota Bogor menjadi tujuan utama penelitian ini. Dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, peneliti menggunakan metode triangulasi untuk memastikan keabsahan data dengan mengambil dari berbagai sumber, seperti wawancara mendalam, kuesioner, dan catatan arsip. Metode reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan meliputi analisis data kualitatif. Menurut temuan tersebut, guru belajar paling baik ketika mereka mengikuti pendekatan sistematis. Hasil dari skor yang diperoleh peserta menunjukkan bahwa strategi blended learning dapat digunakan secara efektif untuk menganalisis proses pembelajaran IPA dan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII SMPN 11 Kota Bogor.
Copyrights © 2024