Untuk menyelidiki pengalaman guru dengan kepemimpinan kreatif di SMP Global Madani, penelitian ini menggunakan fenomenologi. Penelitian melibatkan dua belas guru dan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan beberapa aspek penting dari pekerjaan guru di SMP Global Madani. Sebagian besar guru (7 dari 12) mengemukakan bahwa penunjang pembelajaran berupa teknologi (internet) terfasilitasi dengan baik. Namun siswa dapat terpapar informasi yang salah karena penunjang belajar dan teknologi yang tersedia tidak selalu akurat. Selain itu, terlalu fokus pada teknologi dapat menyebabkan stres dan isolasi sosial. Beberapa guru (5 dari 12) juga menekankan kesulitan disiplin siswa, menekankan betapa sulitnya menjaga kelas tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam. Di sisi positifnya, sebagian besar guru (9 dari 12) melihat penggunaan teknologi sebagai fokus yang positif, yang menunjukkan upaya untuk meningkatkan keterlibatan dan interaktivitas siswa. Selain itu, beberapa guru (6 dari 12) melihat metode kreatif seperti proyek kolaboratif dan permainan peran untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan analisis tematik untuk menunjukkan kompleksitas pengalaman guru di SMP Global Madani. Ini mencakup perjuangan guru untuk mengatasi keterbatasan sumber daya dan dinamika disiplin siswa. Fokus utama adalah pencapaian positif guru dalam penggunaan teknologi dan pendekatan pembelajaran kreatif. Oleh karena itu, hasil ini diharapkan dapat membantu dalam pengembangan praktik pendidikan, terutama dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kreativitas di tingkat pendidikan menengah.
Copyrights © 2024