Smart home merujuk pada kumpulan perangkat rumah yang saling terhubung dalam suatu jaringan agar dapat dikendalikan dan dipantau dari jarak jauh sehingga memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah. Arsitektur smart home yang umum digunakan adalah Centralized Smart Home System (CSHS) yang memungkinkan kendali perangkat secara terpusat melalui aturan yang ditetapkan pengguna, yang dikenal sebagai rule smart home. Meskipun CSHS mudah dikonfigurasi, terdapat kelemahan pada sistem berupa kegagalan sistem terpusat yang terjadi apabila "master station" sebagai pusat pengendali sistem mengalami gangguan yang menyebabkan keseluruhan sistem mengalami kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang melakukan distribusi rule kepada perangkat yang terhubung dengan master station melalui protokol MQTT yang masih terbatas pada satu kondisi perangkat (single rule) dalam setiap rule. Pada penelitian ini dikembangkan mekanisme penditribusian dan penyimpanan rule dengan lebih dari satu kondisi dalam setiap rule (multiple rule) yang diimplementasikan pada master station yang dijalankan pada layanan cloud untuk meningkatkan ketersediaan. Hasil penelitian mencakup mekanisme pencarian rule yang sesuai dengan data perangkat terkini dan mendistribusikannya ke perangkat penyedia layanan serta mengimplementasikan mekanisme untuk menangani kegagalan sistem terpusat dengan mendistribusikan semua aturan ke seluruh perangkat penyedia layanan. Semua implementasi ini berhasil diuji pada layanan Google Compute Engine.
Copyrights © 2024