Kurangnya motivasi ketika mengikuti pembelajaran dan pemahaman siswa dengan tingkat ketuntasan 60% yang terjadi di SMK Negeri 6 Malang menjadi fokus pada penelitian ini. Media pembelajaran yang interaktif memungkinkan terbentuknya motivasi belajar dan juga hasil belajar. Implementasi media Kahoot sebagai alat evaluasi pada metode think pair share menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Quasy experiment berjenis non-equivalent control group design digunakan sebagai metode dalam penelitian. Pengambilan sampel penelitian melalui non-probability sampling berjenis purposive sampling sehingga didapatkan 70 siswa yang terdiri dari kelas XI jurusan RPL 2 dan RPL 3. Hasil penelitian ini yakni media Kahoot pada motivasi belajar dapat diterima baik dengan melihat ketertarikan siswa terhadap pembelajaran sebanyak 85,7%, media Kahoot dapat meningkatkan motivasi belajar berdasarkan perbedaan rata-rata hasil preAngket dan postAngket sebesar 15,06 dengan selisih tingkat motivasi 51,44%, media Kahoot pada hasil belajar belum maksimal dilihat dari nilai tuntas 60% menjadi 77% dimana angka tersebut masih dibawah 85%, media Kahoot dapat meningkatkan hasil belajar dengan melihat selisih nilai rata-rata sebesar 27,72 dengan selisih tingkat tuntas sebesar 69%.
Copyrights © 2024