Di era digital, penguasaan pemrograman menjadi krusial dan sangat dibutuhkan. Beberapa Universitas di Indonesia sudah menyiapkan dengan memasukkan beberapa mata kuliah pemrograman ke dalam kurikulum. Namun, mahasiswa Universitas Brawijaya kerap menemui kesulitan dalam mata kuliah pemrograman. Dari hasil survei terhadap 30 mahasiswa dari 5 program studi, menunjukkan bahwa mereka kerap kali menemukan kesulitan dalam mempelajari bahasa pemrograman dan tetap membutuhkan bantuan. Penelitian ini bertujuan merancang user experience aplikasi pencarian pendamping pembelajaran pemrograman di universitas brawijaya dengan metode user centered design. Metode ini dipilih karena berfokus pada kebutuhan pengguna. Penggalian kebutuhan dilakukan terhadap 10 mahasiswa dari 5 program studi yang berbeda. Kemudian dilakukan analisis kebutuhan serta dibuat perancangan desain solusi. Lalu Pengujian menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ), Complemention Rate, dan Overall Relative Efficiency. Dari hasil pengujian menggunakan UEQ, Complemention Rate, dan Overall Relative Efficiency menunjukkan hasil yang positif, seperti pada pengujian UEQ rata-rata penilaian masuk kedalam kategori excellent dan pada pengujian complemention rate dan Overall Relative Efficiency melampaui nilai minimum sebesar 80%. Meskipun telah mendapatkan nilai yang memuaskan, terdapat beberapa saran perbaikan masih perlu ditindaklanjuti. Pada iterasi kedua, dilakukan perbaikan berdasarkan saran tersebut dan dilakukan wawancara untuk mengonfirmasi kesesuaiannya. Dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa rancangan desain dapat diterima dengan baik oleh pengguna.
Copyrights © 2024