Kualitas liturgi sangat berdampak dalam probabilitas peribadatan di gereja-gereja masa kini yang merujuk pada susunan ibadat tertata, teratur sehingga penatalayan dapat dinikmati oleh jemaat. Oleh karena itu, karya tulis ini berfokus mendalami kapabilitas liturgi dalam pertumbuhan jemaat secara kualitas dan kuantitas berdasarkan kajian teks Kisah Para Rasul 2:47. Dalam karya tulis ini, penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif anĂ¡lisis dengan ancangan kepustakaan, leteratur dan jurnal terpublikasi yang berkenaan kapabilitas liturgi dalam pertumbuhan jemaat secara kualitas dan kuantitas berdasarkan kajian teks Kisah Para Rasul 2:47. Kapabilitas liturgi bukan sebatas tentang cara peribadatan yang berlangsung dalam ibadah, namun dapat memberi dampak pertumbuhan kerohanian seseorang dan menjadikannya dewasa secara rohani. Melalui liturgi Jemaat terlibat aktif dalam percakapan Tuhan dengan manusia. Selain itu, tujuan karya tulis ini untuk mendeskripsikan serta memaparkan liturgi yang baik sesuai dengan kebutuhan jemaat akan mampu memberikan pertumbuhan secara kualitas dan kuantitas dalam setiap penyembahan yang mengubah hidup. Perubahan hidup yang dialami menjadi kesaksian yang dapat dilihat dan dirasakan banyak orang.
Copyrights © 2023