Proses tutur bahasa seseorang akan berjalan baik dan lancar jika berbagai organ yang terdapat pada tubuhnya dalam kondisi yang baik dan normal. Gangguan pendengaran sebagai salah satu faktor yang dapat menjadi penghambat dalam proses komunikasi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan berbicara yang mengalami kelainan dengar konduktif dan menjelaskan kesalahan pengucapan kata maupun kalimatnya. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode merekam, menyimak dan mencatat.Fenomena ketidaklancaran berujar sering terjadi dalam kehidupan sosial, tetapi sering tidak disadari penyebabnya. Secara teoritis, studi mengenai ketidaklancaran berujar juga memberikan wawasan mendalam tentang proses pemerolehan bahasa yang normal. Dengan mempelajari penyimpangan dalam pemerolehan bahasa, baik pada anak-anak maupun dewasa, kita dapat mengetahui lebih banyak tentang kapasitas perkembangan bahasa yang normal serta hubungan antar sistem bahasa yang berbeda.
Copyrights © 2024