Indeks Massa Tubuh (IMT) digunakan untuk mengkategorikan kekurangan berat badan dan kelebihan berat badan pada orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi rematologi pada lansia di Desa Bangi, Kab.Kediri. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode wawancara dan observasi pada 26 lansia berusia 50 tahun keatas. Data dikumpulkan meliputi demografi, gejala klinis, riwayat kesehatan, aktifitas fisik,dan edukasi kesehatan. Hasil menunjukkan 47% responden mengalami keluhan muskuloskeletal pada lutut, pada punggung 3 orang (11%), jari-jari tangan 2 orang (8%) dan tanpa keluhan muskuloskeletal sebanyak 9 orang (34%). Rata-rata IMT Perempuan adalah 22,3 Kg/m2 (normal) dan laki-laki 20,3 Kg/m2 (normal) kesimpulan menunjukkan tingginya prevalensi rematologi terkait aktivitas fisik dan edukasi kesehatan yang kurang. Disarankan untuk meningkatkan progam edukasi kesehatan dan intervensi yang efektif untuk mengurangi penyakit rematik pada lansia di desa ini.
Copyrights © 2024