Jurnal Fatwa Hukum
Vol 6, No 4 (2023): E-Jurnal Fatwa Hukum

ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN TERHADAP KONSUMEN TRANSAKSI ONLINE ATAS VOUCHER DISKON DI KOTA PONTIANAK

NIM. A1011161159, VICTOR ALDO DE ANDALUSU (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Sep 2023

Abstract

Abstrac Research on "Juridical Analysis of Consumer Protection for Online Transactions on Discount Vouchers in Pontianak City" aims to determine the implementation of protection for consumers of online transactions for discount vouchers in Pontianak City. To find out the causal factors that have not implemented protection for consumers of online transactions for discount vouchers in Pontianak City. To disclose legal remedies that can be taken by consumers against protection for online transaction discount vouchers in Pontianak CityThis study uses empirical methods with a descriptive analysis approach, namely conducting research by describing and analyzing facts that are actually obtained or seen when this research is carried out in the field to arrive at a final conclusion.Based on the results of the research and discussion, the following results are obtained: That the implementation of protection for consumers of online transactions for discount vouchers in Pontianak City has not been felt by consumers, this can be seen from the many cases of inconvenience experienced by consumers who use discount vouchers which in fact have to meet the conditions so that consumers are disappointed because they cannot use the voucher as promised and this is not in accordance with what is in Article 4 paragraph 1 UUPK which states that consumers have the right to comfort, security and safety in consuming goods or services. Whereas the causal factors for not implementing online transaction consumer protection for discount vouchers in Pontianak City are due to several factors caused by the use of vouchers that are not in accordance with their designation due to certain conditions so that consumers cannot use vouchers freely and vouchers can only be used on the times set by business actors which also causes consumers to feel that discount vouchers are only given because they want to attract consumers to buy trade goods offered by business actors, another factor is due to the lack of legal awareness from business actors. Whereas legal remedies that can be taken by consumers for protection of discount vouchers for online transactions in Pontianak City are to make efforts to convey complaints experienced by consumers to business actors via e-mail or operators provided to immediately get service and all of this is carried out by way of negotiation and deliberation between consumers and businesses.Keywords: Legal Protection, Online Transactions, Discount Vouchers Abstrak Penelitian tentang “Analisis Yuridis Perlindungan Terhadap Konsumen Transaksi Online Atas Voucher Diskon Di Kota Pontianak” bertujuan Untuk mengetahui pelaksanaan perlindungan terhadap konsumen transaksi online atas vocer diskon di Kota Pontianak. Untuk mengetahui faktor penyebab belum dilaksanakannya perlindungan terhadap konsumen transaksi online atas voucher diskon di Kota Pontianak. Untuk mengungkapkan upaya hukum yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap perlindungan atas voucher diskon transaksi online di Kota PontianakPenelitian ini menggunakan metode empiris dengan pendekatan diskriptif analisis yaitu melakukan penelitian dengan menggambarkan dan menganalisa fakta-fakta yang secara nyata diperoleh atau dilihat pada saat penelitian ini dilakukan di lapangan hingga sampai pada kesimpulan akhirBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil sebagai berikut : Bahwa pelaksanaan perlindungan terhadap konsumen transaksi online atas voucher diskon di Kota Pontianak belum dirasakan oleh konsumen hal ini dapat terlihat dari banyaknya kasus ketidaknyamanan yang dialamai oleh konsumen yang menggunakan vocer diskon yang ternyata harus dengan syarat-syarat tertentu  sehingga timbul kekecewaan oleh konsumen karena tidak dapat menggunakan vocer sebagaimana yang dijanjikan dan hal ini tidak sesuai dengan apa yang ada pada Pasal 4 ayat 1 UUPK yang menyebutkan bahwa Konsumen Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang atau jasa. Bahwa faktor penyebab belum dilaksanakannya perlindungan terhadap konsumen transaksi online atas voucher diskon di Kota Pontianak adalah dikarenakan beberapa faktor yang disebabkan oleh penggunaan voucher yang tidak sesuai dengan peruntukan karena dengan syarat-syarat tertentu sehingga konsumen tidak dapat menggunakan vocer dengan leluasa serta vocer hanya dapat digunakan pada waktu-waktu yang telah ditetapkan oleh pelaku usaha yang juga menyebabkan konsumen merasa voucher diskon hanya diberikan karena ingin menarik minat konsumen untuk membeli barang perdagangan yang ditawarkan oleh pelaku usaha, faktor penyebab yang lain karena kurangnya kesadaran hukum dari pelaku usaha. Bahwa uapaya hukum yang dapat dilakukan oleh konsumen terhadap perlindungan atas voucher diskon transaksi online di Kota Pontianak adalah dengan melakukan upaya untuk menyampaikan keluhan yang dialami oleh konsumen kepada pelaku usaha melalui email atau operator yang disediakan untuk segera mendapatkan pelayanan dan kesemuanya dilakukan dengan cara negosiasi serta musyawarah antara konsumen dan pelaku usaha.Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Transaksi Online, Voucher Diskon

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...