Pendampingan berbasis budaya terhadap orang berduka merupakan pendampingan yang memanfaatkan nilai-nilai kebudayaan sebagai pendampingan terhadap orang yang mengalami penderitaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa ritual mate mangkar sebagai bentuk pendampingan berbasis budaya. Adapun jenis penelitian yang akan digunakan dalam tulisan ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan tipe pendekatan deskriptif. Data untuk hasil penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara serta studi kepustakaan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pendampingan berbasis budaya terhadap orang berduka di tanah Batak Toba dapat dilakukan dengan memanfaatkan nilai-nilai kebudayaan yang diyakini oleh masyarakat Batak. Ketika masyarakat Batak berduka karena kehilangan seseorang yang mereka kasihi, maka mereka akan melakukan ritual kematian. Salah satu ritual kematian di Tanah Batak, yaitu ritual mate mangkar. Dalam ritual tersebut hulahula akan menudungkan ulos tujung kepada istri yang ditinggalkan oleh suaminya. Ulos tujung menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap kedukaan penduka.
Copyrights © 2024