Penelitian teoretis ini melakukan analisis hubungan antara beban kerja dengan kinerja dan kesehatan mental tenaga kesehatan, dengan fokus pada strategi manajemen beban kerja yang efektif. Studi ini mengkaji model-model teoretis, seperti Job-Demands Resources Model dan Effort-Recovery Model, untuk memahami bagaimana dimensi beban kerja—fisik, mental, dan temporal—memengaruhi kesejahteraan dan produktivitas tenaga kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya distribusi beban kerja yang seimbang, dukungan sosial yang memadai, dan manajemen waktu yang fleksibel untuk mengurangi stres, mencegah burnout, serta meningkatkan kinerja kerja. Pembahasan teoritis ini relevan bagi tenaga kesehatan secara umum, akan tetapi implikasi khusus diarahkan kepada staf instalasi gizi di rumah sakit yang sering menghadapi tugas fisik dan mental yang berat. Jika tidak dikelola dengan baik, beban kerja dapat mengurangi efisiensi dan kualitas pelayanan sebagai efek tidak langsung dari buruknya kesehatan mental dan kinerja. Oleh karena itu, studi ini menekankan urgensi penerapan strategi manajemen beban kerja yang efektif untuk mendukung kesehatan mental dan kinerja tenaga kesehatan di lingkungan kerja yang penuh tekanan
Copyrights © 2024