Jurnal Karinov
Vol 7, No 1 (2024): Januari

Psikoedukasi Asertivitas Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Remaja

Budiarta, Muhammad Febri Alfian (Unknown)
Sa'id, Mochammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Jan 2024

Abstract

Kasus kekerasan seksual di Indonesia masih sering terjadi dengan ditunjukkannya data mencapai ribuan kasus setiap tahunnya. Terutama kasus tersebut lebih banyak melibatkan anak-anak, mengingat mereka memiliki kondisi fisik yang rentan dibandingkan orang dewasa. Oleh karena itu, kejadian kekerasan seksual ini seringkali terjadi di tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Dampak yang ditimbulkan kekerasan seksual pada anak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi daripada kekerasan fisik dan psikologis pada anak. Sehingga, perlu adanya upaya untuk mencegah tindak kekerasan seksual, salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu bersikap asertif. Asertif berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan anak untuk mempertahankan diri, tidak mudah terpengaruh, dan menjadi lebih terbuka terhadap pandangan orang lain. Selanjutnya metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu dengan dilakukan program psikoedukasi pada siswa Sekolah Menengah Pertama, dengan menggunakan beberapa model kegiatan seperti ceramah, focus group discussion, dan role play. Kemudian, didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test dengan adanya perlakuan psikoedukasi yang menunjukan angka signifikan 0,009 < 0,05 dan ditambah adanya peningkatan nilai rata-rata dari pre-test ke post-test yaitu 130.59 – 133.65. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kegiatan “Psikoedukasi Asertivitas Untuk Meningkatkan Perilaku Asertif Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Remaja” dapat diharapkan mampu mencegah tindakan kekerasan seksual pada remaja. Kata kunci— Kekerasan Seksual, Asertivitas, Remaja, Psikoedukasi Abstract Sexual abuse cases persist in Indonesia, with annual data indicating thousands of incidents. Notably, these cases predominantly involve children, given their vulnerable physical state compared to adults. Consequently, sexual abuse incidents are prevalent in Junior High School and Senior High School settings. The impact of sexual abuse on children is notably more severe than physical and psychological violence. Therefore, proactive measures are essential to prevent sexual abuse, with one effective approach being the cultivation of assertive behavior. Assertiveness is instrumental in empowering children to protect themselves, resist external influences, and embrace openness to others' perspectives. The implemented method in this initiative includes psychoeducational programs for Junior High School students, incorporating diverse activities such as lectures, focus group discussions, and role-playing. Subsequent results reveal a significant difference between pre-test and post-test outcomes, with the psychoeducational intervention displaying statistical significance at 0.009 < 0.05. Additionally, there is a notable increase in average scores from the pre-test to the post-test, rising from 130.59 to 133.65. In conclusion, the "Psychoeducation of Assertiveness to Foster Assertive Behavior in Preventing Adolescent Sexual Abuse" initiative is anticipated to effectively deter instances of sexual abuse among adolescents. Keywords— Sexual abuse, Assertive, Adolescent, Psychoeducation

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jki

Publisher

Subject

Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) ...