Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai potensi bencana dan memerlukan perencanaan dan struktur penanggulangan bencana yang matang agar respons terhadap bencana dapat terfokus dan terpadu. Penanggulangan yang tidak didasarkan pada langkah-langkah yang benar dapat mengakibatkan tumpang tindih dan kurang terprosesnya langkah-langkah penting. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan upaya untuk menganalisis dokumen kebencanaan diantaranya kajian risiko bencana. Kajian Risiko Bencana (KRB) sendiri merupakan dokumen yang dirancang untuk menilai kemungkinan dan besarnya kerusakan akibat ancaman yang ada. Dengan memahami informasi mengenai kemungkinan dan tingkat keparahan ataupun kerugian, fokus perencanaan dan integrasi penanggulangan bencana pada dokumen KRB menjadi lebih efektif. Dalam menganalisis dokumen KRB agar mendapat informasi berupa ringkasan yang akurat dan cepat untuk tujuan mengatasi kejadian bencana di masa depan dan sebagai proses pengambilan sebuah keputusan saat bencana terjadi maka perlu dilakukan secara otomatis dan sistematis menggunakan algoritma text mining seperti term frekuensi-invers dokumen frekuensi (TF-IDF) dan machine learning. Text mining sendiri merupakan proses penggalian informasi dari kumpulan dokumen dengan menggunakan alat analisis, diantaranya klasifikasi data, clustering, information extraction, dan information retrival. Penelitian ini fokus untuk menemukan pola risiko bencana dari data penilaian risiko menggunakan algoritma text mining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan algoritma text mining dapat mengidentifikasi pola risiko bencana dengan cukup baik. Berbagai pola risiko, termasuk pemicu, dampak, dan hubungan antar variabel diidentifikasi dan dianalisis. Temuan-temuan ini memberikan pengetahuan baru dalam memahami risiko bencana yang dapat digunakan oleh para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi pengurangan bencana yang lebih efektif dan responsif. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut pemahaman dan respons terhadap risiko bencana yang lebih efektif dan efisien serta menjadi dasar bagi pengembangan tindakan kesiapsiagaan praktis, seperti rencana dan rute evakuasi, dan pengambilan keputusan.
Copyrights © 2024