jurnal ini mengkaji prinsip nilai-nilai pendidikan dalam QS Al-Hasyr:18, sebuah ayat yang menekankan pentingnya ketakwaan, introspeksi diri, dan persiapan untuk kehidupan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan dalam ayat tersebut dan menganalisis prinsip-prinsipnya. Metodologi yang digunakan melibatkan analisis tafsir dari Al-Muyassar, Al-Munir, dan Al-Misbah untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang makna ayat. Hasil penelitian menunjukkan tiga nilai utama: ketakwaan sebagai fondasi keimanan, muhasabah (introspeksi diri) sebagai alat pengembangan diri, dan akhlak mulia sebagai manifestasi dari kedua nilai sebelumnya. Ketakwaan ditemukan berperan penting dalam pengembangan karakter dan potensi peserta didik. Muhasabah diidentifikasi sebagai metode efektif untuk meningkatkan kesadaran diri, kemampuan metakognitif, dan motivasi intrinsik dalam proses pembelajaran. Akhlak mulia, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit, muncul sebagai hasil dari pengamalan ketakwaan dan muhasabah. Implementasi nilai-nilai ini dalam pendidikan diharapkan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan akhlak yang mulia.
Copyrights © 2024