Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana prosesi dan makna simbolik serta pentingnya nilai tradisi petik tebu manten yang mempunyai potensi sumber belajar sejarah bagi peserta didik di sekolah menengah atas di Kabupaten Jember. Metode menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan pengamatan di PG Semboro dan SMA di kabupaten Jember. Wawancara terhadap informan yang terlibat dalam acara tradisi petik tebu manten serta stakeholder. Penulis juga mengumpulkan dokumen dari pihak PG Semboro dan hasil riset sebelumnya. Lalu hasilnya di analisis dengan reduksi, penyajian dan simpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi petik tebu manten memiliki arti penting bagi masyarakat Semboro. Tradisi ini sebagai simbol keharmonisan antara masyarakat dan pihak pabrik gula Semboro. Selain itu, tradisi tersebut juga mempunyai nilai kearifan lokal seperti religius, sosial dan kepribadian. Hal tersebut terbukti pada setiap langkah proses pelaksanaan tradisi memiliki makna filosofis dan simbolik. Nilai tersebut begitu penting untuk internalisasi kepada peserta didik dalam proses pembelajaran sejarah. Sehingga mampu menjadikan ragam variasi oleh guru untuk sumber belajar, khususnya bagi siswa SMA.
Copyrights © 2024