Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan belajar siswa yang berada pada kategori sedang. Diduga salah satu faktor penyebabnya yaitu dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan dukungan sosial teman sebaya siswa, 2) mendeskripsikan kegiatan belajar siswa, dan 3) menguji seberapa besar hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan kegiatan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Penelitian ini menggunakan populasi kelas X dan kelas XI siswa SMA Negeri 1 Sitiung sebanyak 636 siswa, sampel penelitian sebanyak 267 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen dukungan sosial teman sebaya dan instrumen kegiatan belajar dengan skala model Likert. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan sosial teman sebaya berada pada kategori baik, tingkat kegiatan belajar siswa berada pada kategori baik, dan terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan kegiatan belajar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,748 dan signifikansi 0,000. Implikasi terhadap bimbingan dan konseling (BK) yaitu dengan memberikan layanan konseling individual, layanan konseling kelompok, dan layanan penguasaan konten.
Copyrights © 2024