Permasalahan ini berfokus untuk meneliti bagaimana bentuk dari toxic behavior dalam game online Arena of Valor pada remaja akhir dan apa penyebab dari toxic behavior dalam game online Arena of Valor pada remaja akhir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk dari toxic behavior dalam game online Arena of Valor pada remaja akhir dan untuk mengetahui penyebab dari toxic behavior dalam game online Arena of Valor pada remaja akhir. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk toxic behavior yang ditemukan tidak hanya berdampak di dalam game online, tetapi juga berdampak di kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa penyebab toxic behavior adalah sifat kompetitif. Sifat ini membuat pemain memiliki tekanan untuk terus tampil secara optimal dan jika tidak mampu meraihnya membuat mereka frustasi dan melampiaskannya ke tindakan toxic. Penyebab selanjutnya adalah kurangnya kemampuan komunikasi yang membuat strategi permainan menjadi kacau dan mengarah kepada kekalahan. Penyebab lainnya adalah sifat anonimitas yang membuat pelaku secara bebas melakukan tindakan toxic tanpa takut identitas aslinya terbongkar. Penyebab yang lain adalah tidak mampu mengelola emosi dalam menyikapi kekalahan di dalam permainan, justru dilampiaskan ke bentuk toxic behavior. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya melaksanakan studi kepada satu jenis game online saja dan pengambilan data yang singkat. Diharapkan peneliti selanjutnya mampu memperluas jenis game online yang diteliti serta menggali lebih dalam data dan juga mampu membuat aplikasi guna membatasi tindakan toxic
Copyrights © 2024